Followers

Friday, August 13, 2010

keutamaan hari jumaat~



Segala puji bagi Allah Rab semesta alam, selawat serta salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah, beserta para keluarga, sahabat, dan orang-orang yang tetap istiqamah menegakkan risalah yang dibawanya hingga akhir zaman..

Wahai kaum muslimin ….Allah  telah menganugerahkan bermacam-macam keistimewaan dan keutamaan kepada umat ini. Di antara keistimewaan itu adalah hari Jumaat, setelah kaum Yahudi dan Nasrani dipalingkan darinya.

Abu Hurairah zmeriwayatkan, Rasulullah bersabda:
"Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jum'at sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jum'at sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jum'at, Sabtu dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk". (HR. Muslim)


Al-Hafidz Ibnu Katsir berkata: "Hari ini dinamakan Jumaat, kerana ertinya merupakan turunan dari kata al-jam'u yang bererti perkumpulan, kerana umat Islam berkumpul pada hari itu setiap pekan di balai-balai pertemuan yang luas. Allah memerintahkan hamba-hamba-Nya yang mukmin berkumpul untuk melaksanakan ibadah kepada-Nya. 


Allah berfirman:
"Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan solat pada hari Jumaat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui". (QS. 62:9)

Maksudnya, pergilah untuk melaksanakan solat Jumaat dengan penuh ketenangan, konsentrasi dan sepenuh hasrat, bukan berjalan dengan cepat-cepat, kerana berjalan dengan cepat untuk solat itu dilarang. 


Al-Hasan Al-Bashri berkata: Demi Allah, sungguh maksudnya bukanlah berjalan kaki dengan cepat, kerana hal itu jelas terlarang. Tapi yang diperintahkan adalah berjalan dengan penuh kekhusyukan dan sepenuh hasrat dalam hati. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir : 4/385-386).

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata: Hari Jumaat adalah hari ibadah. Hari ini dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, laksana bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Waktu mustajab pada hari Jumaat seperti waktu mustajab pada malam lailatul qadar di bulan Ramadhan. (Zadul Ma'ad: 1/398).





KEUTAMAAN HARI JUMaAT



1. Hari Terbaik
Abu Hurairah z meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabada:
"Hari terbaik dimana pada hari itu matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan surga serta dikeluarkan darinya.



2. Terdapat Waktu Mustajab untuk Berdo'a.
Abu Hurairah berkata Rasulullah y bersabda:
" Sesungguhnya pada hari Jumaat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan solat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, nescaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah mengisyaratkan dengan tangannya menggambarkan sedikitnya waktu itu (H. Muttafaqun Alaih)

Ibnu Qayyim Al Jauziah - setelah menjabarkan perbedaan pendapat tentang bila waktu itu - mengatakan: "Di antara sekian banyak pendapat ada dua yang paling kuat, sebagaimana ditunjukkan dalam banyak hadits yang sahih, pertama saat duduknya khatib sampai selesainya solat. Kedua, sesudah Ashar, dan ini adalah pendapat yang terkuat dari dua pendapat tadi (Zadul Ma'ad Jilid I/389-390).



3. Sedekah pada hari itu lebih utama dibanding sedekah pada hari-hari lainnya.
Ibnu Qayyim berkata: "Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan sedekah pada enam hari lainnya laksana sedekah pada bulan Ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya". Hadits dari Ka'ab z menjelaskan:
"Dan sedekah pada hari itu lebih mulia dibanding hari-hari selainnya".(Mauquf Shahih)



4. Hari tatkala Allah menampakkan diri kepada hamba-Nya yang beriman di Syurga.
Sahabat Anas bin Malik z dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jumaat".



5. Hari besar yang berulang setiap pekan.
Ibnu Abbas berkata : Rasulullah bersabda:
"Hari ini adalah hari besar yang Allah tetapkan bagi ummat Islam, maka siapa yang hendak menghadiri solat Jumaat hendaklah mandi terlebih dahulu ……". (HR. Ibnu Majah)



6. Hari dihapuskannya dosa-dosa
Salman Al Farisi z berkata : Rasulullah bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jumaat, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan(menyapu) parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi diantara dua orang untuk dilewatinya, kemudian solat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, nescaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jumaat". (HR. Bukhari).



7. Orang yang berjalan untuk solat Jumaat akan mendapat pahala untuk tiap langkahnya, setara dengan pahala ibadah satu tahun solat dan puasa.

Aus bin Aus z berkata: Rasulullah bersabda:
"Siapa yang mandi pada hari Jumaat, kemudian bersegera berangkat menuju masjid, dan menempati shaf terdepan kemudian dia diam, maka setiap langkah yang dia ayunkan mendapat pahala puasa dan shalat selama satu tahun, dan itu adalah hal yang mudah bagi Allah".
(HR. Ahmad dan Ashabus Sunan, dinyatakan shahih oleh Ibnu Huzaimah).



8. Wafat pada malam hari Jumaat atau siangnya adalah tanda husnul khatimah, yaitu dibebaskan dari fitnah (azab) kubur.

Diriwayatkan oleh Ibnu Amru , bahwa Rasulullah bersabda:
"Setiap muslim yang mati pada siang hari Jum'at atau malamnya, niscaya Allah akan menyelamatkannya dari fitnah kubur". (HR. Ahmad dan Tirmizi, dinilai shahih oleh Al-Bani).

Judul:
الجمعة: أحكام، أداب، فضائل مع تنبيهات على بعض الأخطاء 
Karya: Kholid Abu Shalh
Penterjemah: Luqman Hakim Syuhada.

No comments: